liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
ronin86
cocol77
cocol77
cocol77
maxwin138
MASTER38 MASTER38 MASTER38 MASTER38 BOSSWIN168 BOSSWIN168 BOSSWIN168 BOSSWIN168 BOSSWIN168 COCOL88 COCOL88 COCOL88 COCOL88 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MAHJONG69 MAHJONG69 MAHJONG69 MAHJONG69 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 ZONA69 ZONA69 ZONA69 NOBAR69 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38
SLOT GACOR HARI INI SLOT GACOR HARI INI
BOSSWIN168 BOSSWIN168
BARON69
COCOL88
MAX69 MAX69 MAX69
COCOL88 COCOL88 LOGIN BARON69 RONIN86 DINASTI168 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 MABAR69 COCOL88
ronin86
bwtoto
bwtoto
bwtoto
master38
Logo Katadata

Pameran otomotif Japan Mobility Show (JMS) 2023 berlangsung hingga 5 November 2023, di Tokyo Big Sight, Jepang. Gelaran yang dulunya mengusung nama Tokyo Motor Show ini, dihadiri ragam merek yang datang menampilkan produk andalannya, termasuk Toyota.

Toyota, melalui anak perusahaannya, Toyota Auto Body, turut membawa sejumlah mobil konsep ke JMS 2023. Berhasil menarik perhatian di JMS 2023, seperti apa profil Toyota?

Toyota di ajang Japan Mobility Show, Rabu (25/10/2023) (Katadata/Yuliawati)

 

Mengutip laman toyota.astra.co.id, Toyota adalah salah satu produsen mobil terbesar di dunia. Perusahaan yang bermarkas di Tokyo (Jepang) ini didirikan pada 28 Agustus 1937, 82 tahun lalu.

Pendirinya adalah Kiichiro Toyoda, anak tertua dari Sakichi Toyoda. Sang pencetus industri Toyota ini semula membuat mesin jahit pada awal 1900-an. Bagi orang Jepang, barangkali nama Sakichi Toyoda layak disejajarkan dengan Thomas Alva Edison.

Ia tak hanya mampu mencerahkan industri Jepang, namun juga mempermudah kerja buruh-buruh tenun dengan mesin otomatis. Mesin-mesin yang dibuatnya mampu menambah kapasitas serta efisiensi produksi tekstil kala itu. Etos kerja, terampil, dan tak mudah menyerah ini secara langsung ditularkannya kepada Kiichiro Toyoda, yang sejak kecil sudah terbiasa melihat ayahnya bekerja di pabrik.

Usai lulus dari universitas, Kiichiro Toyoda bergabung dengan perusahaan milik keluarga, Toyoda Automatic Loom Works Ltd yang kemudian menjadi Toyota Industries Corporation. Sebelum Sakichi Toyoda wafat, ia berpesan pada anaknya untuk melanjutkan bisnis tersebut.

Walau begitu, Kiichiro Toyoda rupanya lebih menyukai industri otomotif. Saat itu langkah Kiichiro mengembangkan industri otomotif dianggap sebagai keputusan penuh risiko. Sebab belum banyak perusahaan Jepang yang terjun dalam bidang tersebut.

Sejarah Perusahaan Otomotif Toyota

TOYOTA Unveils Details of JAPAN MOBILITY SHOW 2023 Booth (Toyota)

Rencana Kiichiro Toyoda yang bakal memproduksi kendaraan di dalam negeri ternyata langsung mendapat dukungan dari pemerintah Jepang. Makanya pada 1929 ia pun pergi ke Eropa dan Amerika Serikat (AS) untuk mempelajari serta mengambil inspirasi untuk mengembangkan industri otomotif.

Berkali-kali ia keluar masuk pabrik di Detroit dan mempelajari tiap sudut mobil-mobil Chevrolet maupun Ford, sebelum membuat sendiri mobil yang telah lama ia idamkan. Sepulangnya dari luar negeri, sebuah mobil bernama Model A1 akhirnya tercipta pada 1935.

Menariknya, mobil ini bisa bertukar komponen dengan sedan-sedan Amerika, yang pada saat itu memang mendominasi ruas-ruas jalanan Jepang. Tak lama berselang, Kiichiro Toyoda pun mulai mendirikan Toyota Motor Company, sebagai anak perusahaan Toyoda Automatic Loom Works.

Nama “Toyota” sengaja dipilih karena dianggap punya keberuntungan lebih baik dan lebih mudah ditulis dalam huruf Jepang. Selama Perang Dunia II, Toyota dilibatkan dalam memproduksi kendaraan militer yang lahir dari pabrik di Pulau Honshu.

Truk-truk tahan banting ini bahkan menjadi cikal bakal Toyota Land Cruiser yang sukses terjual di AS dan seluruh dunia di kemudian hari. Setelah kematian Kiichiro Toyoda tahun 1952, perusahaan makin gencar memproduksi mobil dan mulai mengekspor ke negara-negara di dunia.

Mengutip laman Britannica, pada 1966 Toyota mulai mengakuisisi perusahaan bus dan truk besar Hino, Nippon Denso, juga Daihatsu Motor Company. Hingga tahun 1970-an, Toyota disebut telah berhasil menjual lebih dari satu juta kendaraan secara global.

Bahkan selama beberapa dekade, perusahaan ini menjadi produsen mobil terbesar di Jepang dan terus berkembang di pasar AS. Toyota pun terkenal sebagai merek kendaraan berbiaya rendah, hemat bahan bakar, serta andal, seperti yang ditunjukkan pada produk Corolla, sedan paling laris di dunia.

Kini, Toyota muncul sebagai produsen mobil yang memiliki fasilitas produksi di banyak negara, mulai dari Argentina, Brasil, Kanada, Cina, Kolombia, Republik Ceko, Mesir, Perancis, Malaysia, Meksiko, Filipina, Polandia, Portugal, Rusia, Afrika Selatan, Sri Lanka, Thailand, Turki, Uni Emirat Arab, Inggris, Amerika Serikat, Venezuela, Vietnam, juga Indonesia.

Sejarah Toyota di Indonesia

Mobil pertama yang diproduksi di Indonesia bukanlah mobil asal Jepang, tapi dari AS. Produsen pertama yang membuat mobil di Tanah Air adalah General Motors (GM) yang mendirikan pabrik di Tanjung Priok pada 1920.

Mengutip buku Dalam Sejarah Mobil & Kisah Kehadiran Mobil di Negeri Ini (2012) karya James Luhulima, pabrik tersebut ketika itu masih terbatas untuk merakit beberapa komponen menjadi mobil utuh. Pada 1938, pabrik diperluas dan menjadi pemasok utama mobil-mobil Amerika sebelum dikirim ke kota-kota besar seperti Surabaya, Yogyakarta, dan yang lainnya.

Sayang, Perang Dunia I dan II berdampak pada berhentinya aktivitas pabrik di sebelah utara Jakarta itu. Situasi awal masa kemerdekaan Indonesia yang tak menentu turut membuat kegiatan pabrik tersendat.

Keinginan Belanda yang ingin menguasai kembali Indonesia membuat situasi semakin rumit. Hingga akhirnya, setelah Konferensi Meja Bundar ditandatangani pada 1949, Belanda menyerahkan kedaulatan ke Indonesia tanpa syarat.

Situasi ekonomi berangsur membaik, namun perkembangan industri otomotif masih terganggu. Terutama setelah nasionalisasi perusahaan-perusahaan Belanda, termasuk GM di dalamnya.

Pabrik tersebut lantas diakuisisi pemerintah dan hidup kembali sekitar tahun 1970-an ketika diambil alih Astra untuk merakit truk-truk Chevrolet. Tak lama berselang, pemerintah mengeluarkan regulasi yang mengharuskan perusahaan untuk mendirikan agen tunggal pemegang merek (ATPM) sebelum memasarkan mobil di Indonesia.

Aturan ini langsung disambut Astra dengan mendirikan PT Toyota Astra Motor (TAM) sebagai ATPM Toyota di Indonesia. Pabrik tersebut kemudian berganti nama menjadi Gaya Motor (GM), dan sejak itu mulai memproduksi mobil-mobil lansiran pabrikan berlogo ‘T’.

Meski begitu, kehadiran Toyota di Indonesia sebetulnya sudah mulai sebelum masa 1970-an. Pada 1961, James Luhulima mencatat sebanyak 100 unit jip Toyota beratap kanvas alias Land Cruiser FJ Series dibeli oleh Kementeriaan Transmigrasi, Koperasi, dan Pembangunan Masyarakat Desa untuk disebar ke daerah-daerah.

Mobil Toyota di JMS 2023

Mobil konsep Toyota yang dipamerkan di ajang Japan Mobility Show atau JMS 2023 di di Tokyo Big Sight, Jepang, Rabu, 25 Oktober 2023. (Katadata/Maryadi)

Mengutip Antara, Toyota Motor Corporation (TMC) memamerkan sejumlah mobil konsep yang mayoritas merupakan kendaraan listrik berbasis baterai (Battery Electric Vehicle/BEV) di Japan Mobility Show (JMS) 2023 di Tokyo, Jepang. Sejumlah kendaraan konsep atau prototipe Toyota itu menggambarkan keseriusannya dalam menyelami industri kendaraan listrik.

Bahkan perusahaan otomotif raksasa asal Jepang itu turut menampilkan kendaraan listrik luar angkasa. Mengusung tema “Find Your Future” atau “Temukan Masa Depanmu”, Toyota memamerkan total tujuh kendaraan konsep.

Kendaran konsep Toyota antara lain adalah Toyota FT-Se, FT-3e, Land Cruiser Se, IMV 0, Kayoibako, EPU, dan Space Mobility.

COCOL88 GACOR77 RECEH88 NGASO77 TANGO77 PASUKAN88 MEWAHBET MANTUL138 EPICWIN138 WORTEL21 WORTEL21 WORTEL21 WORTEL21 WORTEL21