liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
ronin86
cocol77
cocol77
cocol77
maxwin138
MASTER38 MASTER38 MASTER38 MASTER38 BOSSWIN168 BOSSWIN168 BOSSWIN168 BOSSWIN168 BOSSWIN168 COCOL88 COCOL88 COCOL88 COCOL88 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MAHJONG69 MAHJONG69 MAHJONG69 MAHJONG69 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 ZONA69 ZONA69 ZONA69 NOBAR69 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38
SLOT GACOR HARI INI SLOT GACOR HARI INI
Logo

Nama baru mulai menyeruak dalam daftar bakal calon wakil presiden Pemilu 2024. Ialah Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan alias Menko PMK Muhadjir Effendy.

Hal tersebut disampaikan Ketua Umum Partai Amanat Nasional Zulkifli Hasan kala memimpin rapat konsolidasi Dewan Pengurus Wilayah PAN Jawa Tengah di Semarang. “Cawapres dari kita itu ada Muhadjir, Menko PMK, selain Pak Erick (Menteri BUMN Erick Thohir),” katanya, Jumat (14/7). 

Muhadjir memiliki latar belakang kuat di bidang pendidikan dan organisasi Islam Muhammadiyah. Ia sudah aktif di Muhammadiyah sejak muda, berawal dari anggota Tapak Suci Putra Muhammadiyah di rentang 1975–1980 hingga berhasil menjadi Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur selama dua periode, dari 2000–2010. 

Jabatan terakhir Muhadjir di Muhammadiyah adalah sebagai Ketua di Bidang Pendidikan, Kebudayaan, dan Litbang. Lima tahun lamanya ia mengemban posisi tersebut, dari 2015–2020. 

KUNJUNGAN KERJA MENKO PMK Muhadjir Effendy DI MADIUN (kanan berkemeja putih).  (ANTARA FOTO/Siswowidodo/YU)

Anak Madiun jadi Rektor di Malang Selama 16 Tahun

Melansir laman Kompaspedia, Muhadjir adalah anak asli Madiun yang lahir pada 29 Juli 1956. Ia lahir dari pasangan Soeraja dan Sri Soebita sebagai anak keenam dari sembilan bersaudara. Jenjang pendidikan sekolah dasar hingga Pendidikan Guru Agama Negeri alias PGAN ia peroleh di kampung halamannya.

Muhadjir baru merantau untuk melanjutkan pendidikan di IAN Malang dan memperoleh gelar sarjana muda pada 1978. Pendidikan selanjutnya ia tempuh di IKIP Negeri Malang, yang sekarang dikenal sebagai Universitas Negeri Malang. Dari kampus inilah ia memperoleh gelar Sarjana Pendidikan Sosial pada 1982.

Lama di Malang, ia memulai kariernya sebagai dosen tetap di almamaternya, IKIP Malang per 1986. Setelah enam tahun menjadi dosen, ia mengemban oeran sebagai pembantu rektor bidang kemahasiswaan di Universitas Muhammadiyah Malang dari 1994 hingga 1996. Ia melanjutkan jabatannya sebagai pembantu rektor di UMM setelahnya, namun berpindah menjadi bidang akademik pada periode 1996 sampai 2000.

Sembari menjadi pembantu rektor, Muhadjir tercatat sebagai mahasiswa pascasarjana Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. Pendidikan ini ia a selesaikan pada 1996 dan meraih gelar Magister Administrasi Publik. Tak hanya itu, ia juga diketahui memegang gelar doktor bidang sosiologi militer dari Universitas Airlangga, Surabaya, pada 2008.

Muhadjir juga pernah mengambil kursus di luar negeri, seperti di National Defence University, Washington DC, Amerika Serikat, pada 1993 dan Victoria University di British Columbia, Canada pada 1991.

Karier Muhadjir kian moncer hingga ia duduk di bangku orang nomor satu almamaternya, UMM. Tak tanggung-tanggung, ia dipercaya menjadi rektor selama 16 tahun atau tiga periode dari 2000–2016. Namanya juga tercatat sebagai Guru Besar Sosiologi di kampus tersebut. 

Menko PMK Muhadjir Effendy memimpin evaluasi pelaksanaan haji 2023. (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/aww.)

Beralih ke Pemerintahan

Pengalaman panjang di bidang pendidikan itulah yang kemudian dilirik Presiden Jokowi pada 2016 lalu. Nama Muhadjir Effendy terpiilih sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan menggantikan Anies Baswedan. 

Beberapa kebijakan yang ia ciptakan antara lain menerapkan sekolah lima hari sepekan, menyelesaikan Kartu Indonesia Pintar, menetapkan sertifikasi guru, hingga moratorium Ujian Nasional alias UN.

Enam belas tahun menjadi rektor dan dua tahun mengemban tugas Mendikbud, Jokowi memberi tugas baru pada Muhadjir Effendy. Per 2019, lelaki asal Madiun ini menggantikan Puan Maharani sebagai Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan alias Menko PMK. Inilah jabatan yang ia emban hingga sekarang.

Terbaru, Maret lalu Jokowi mempercayakan Muhadjir sebagai pelaksana tugas alias Plt Menteri Pemuda dan Olahraga menggantikan Zainudin Amali. Namun, jabatan ini hanya ia emban selama sebulan, karena presiden sudah menunjuk Dito Arieotedjo sebagai Menpora per 3 April.