liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
Luhut: 2027 RI Jadi Produsen Baterai Kendaraan Listrik Terbesar Dunia

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan meyakini Indonesia akan menjadi salah satu dari tiga besar produsen baterai kendaraan listrik di dunia pada tahun 2027.

“Nantinya pada tahun 2027 kita mungkin menjadi salah satu dari tiga besar dunia yang akan memproduksi baterai EV dan mobil EV,” ujarnya dalam Rakornas Kepala Daerah dan Forkopimda Tahun 2023, Selasa (17/1).

Keyakinan tersebut sejalan dengan penandatanganan perjanjian kerjasama pengembangan ekosistem baterai kendaraan listrik antara BUMN MIND ID dengan produsen baterai kendaraan listrik asal China, Contemporary Amperex Technology Co Limited (CATL) pada Senin (16/1).

“Jadi kami siap memasuki era baru membangun ekosistem baterai lithium dan juga mobil EV dan jika semuanya berjalan sesuai rencana, kami akan dapat memproduksi baterai lithium pertama pada tahun 2025,” ujarnya.

Luhut mengatakan, kinerja ekspor langsung didorong hilirisasi yang digalakkan pemerintah. Ia mencatat, ekspor turunan nikel Indonesia akan meningkat signifikan dari sekitar US$8,1 miliar menjadi US$33,8 miliar pada 2022.

“Tampaknya ekspor kita meningkat sangat baik tahun ini, hampir 11 miliar dolar AS, ditambah dari peningkatan industri hilir atau hanya hilir bijih nikel (nickel ore). Jadi kalau kita sampai ke baterai lithium, saya kira angka ini akan menjadi jauh lebih besar,” katanya.

Luhut memperkirakan ekspor turunan nikel bisa berlipat ganda jika rencana hilirisasi ekosistem industri baterai listrik bisa dilanjutkan dalam empat sampai lima tahun ke depan.

Mengutip unggahan di akun Instagram, Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, Antam dan CBL yang merupakan cucu dari CATL telah menandatangani Conditional Share Purchase Agreement (CSPA) dan Early Signed Shareholder Agreement (SHA), pada Senin (16/10). /1).

Progres tindak lanjut kerjasama ini dalam rangka pembentukan konsorsium joint venture yang akan mengembangkan ekosistem kendaraan listrik dari hulu ke hilir sebagai bagian dari program transformasi ekonomi hijau di Indonesia.

“Kami berharap setelah menandatangani CSPA, kami segera mempercepat proses persetujuan komitmen hilirisasi kegiatan hilirisasi yang meliputi smelting, precursor, katoda, sel baterai dan daur ulang,” kata Bahlil dalam unggahannya.

Empat Perusahaan Aki Dunia Berinvestasi di Indonesia

Kementerian Penanaman Modal/BKPM menyatakan empat perusahaan raksasa dunia memasuki ekosistem baterai dan mobil listrik. Investasi ini memperkuat rencana pemerintah untuk mendorong hilirisasi nikel dan menjadikan Indonesia sebagai pusat produksi baterai dan mobil listrik dunia. Keempat perusahaan tersebut adalah:

1. Solusi Energi LG

Perusahaan Korea Selatan LG Energy Solutions sedang membangun industri baterai terintegrasi, bekerja sama dengan Indonesia Battery Corporation (IBC), dengan nilai investasi US$ 9,8 miliar atau sekitar Rp 152 triliun dengan asumsi kurs Rp 15.500 per dolar.

2. Teknologi Amperex Kontemporer atau CATL

Produsen baterai terbesar dunia asal China juga membangun industri baterai terintegrasi senilai US$ 5,2 miliar atau Rp 80,7 triliun. Dikutip dari CleanTechnica.com, CATL memproduksi 34% baterai kendaraan listrik dunia.

3. Foxconn

Pabrik perakitan Apple akan membangun industri baterai listrik, industri kendaraan listrik, serta industri pendukung seperti charging station, R&D dan pelatihan di Indonesia. Perusahaan asal Taiwan ini akan menginvestasikan US$ 8 miliar atau Rp 124 triliun di Indonesia.

4. Britishvolt

Perusahaan asal Inggris ini berencana membangun industri baterai dan kendaraan listrik di Indonesia dengan nilai investasi US$ 2 miliar atau Rp 31 triliun.