liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
Menilik 5 Proses Pengambilan Keputusan Konsumen dalam Membeli Produk

Proses pengambilan keputusan konsumen termasuk mengidentifikasi kebutuhan, mengumpulkan informasi, mengevaluasi alternatif dan akhirnya membuat keputusan pembelian. Perilaku konsumen dapat ditentukan oleh faktor ekonomi, psikologis dan lingkungan.

Pengambilan keputusan konsumen merupakan prosedur yang kompleks dan melibatkan segala hal mulai dari identifikasi masalah hingga aktivitas pasca pembelian. Setiap pengguna memiliki kebutuhan yang berbeda dalam kehidupan sehari-hari dan kebutuhan ini membuat keputusan yang berbeda.

Keputusan konsumen dapat menjadi kompleks, seperti mengevaluasi, membandingkan, memilih dan membeli produk tergantung pada pendapat pengguna produk lainnya.

Ini memberikan pemahaman mendasar tentang masalah mendasar dari proses pengambilan keputusan konsumen untuk membuat produk pemasar menonjol dari yang lain.

Pentingnya Memahami Proses Pengambilan Keputusan Konsumen

Memahami proses pengambilan keputusan konsumen cukup penting untuk mengetahui kebutuhan konsumen dan merencanakan strategi penjualan atau pemasaran. Berikut adalah beberapa alasan penting:

1. Menangkan Persaingan

Dengan memahami kebiasaan membeli konsumen, bisnis memiliki peluang untuk mengembangkan inisiatif penjualan dan pemasaran yang unik. Dengan begitu, akan lebih banyak konsumen yang tertarik untuk membeli produk Anda dibandingkan kompetitor.

2. Memberikan Informasi Berdasarkan Kebutuhan Pelanggan

Anda dapat menggunakan proses pengambilan keputusan konsumen sebagai panduan untuk menjalankan kampanye pemasaran, peluncuran produk, atau iklan. Proses ini akan mendorong pelaku bisnis untuk mengetahui hal-hal berikut:

• Mengetahui kebutuhan pengguna
• Mendorong Anda untuk memilih saluran penjualan yang dapat digunakan untuk memasarkan produk Anda
• Mengetahui pertimbangan pengguna sebelum memutuskan membeli produk seperti desain, harga dan kualitas produk

3. Meningkatkan Basis Pelanggan dan Penjualan

Saat meninjau proses pengambilan keputusan konsumen dan menentukan metode yang paling efektif untuk konsumen, secara tidak langsung dapat meningkatkan penjualan produk dan memperluas basis pelanggan. Jika Anda memahami bagaimana pelanggan memahami kebutuhan, Anda dapat memberikan metode pemasaran dan distribusi yang lebih relevan.

5 Proses Pengambilan Keputusan Konsumen

Dilansir dari Ilmukomunikasi.uma.ac.id, perilaku pembelian merupakan cara yang digunakan pemasar untuk mengidentifikasi dan menelusuri proses pengambilan keputusan pelanggan dari awal hingga akhir. Berikut adalah 5 proses pengambilan keputusan konsumen:

1. Memerlukan Pengakuan

Mengenali kebutuhan terjadi ketika pengguna mendefinisikan kebutuhan mereka. Ketika bisnis dapat menentukan kapan harus menargetkan pasar, mereka dapat mulai mengembangkan kebutuhan atau keinginan ini dengan memanfaatkan peluang ideal untuk mengiklankan produk mereka.

2. Pencarian Informasi

Pencarian informasi dalam proses keputusan pembeli cenderung berubah secara terus menerus karena konsumen semakin membutuhkan informasi tentang produk yang dapat memenuhi kebutuhannya. Informasi ini dapat diperoleh dari rekomendasi orang-orang yang memiliki pengalaman sebelumnya dengan produk tersebut.

Dalam proses ini, konsumen cenderung mempertimbangkan manajemen risiko dan memberikan daftar fitur merek tertentu.

Hal ini dilakukan karena banyak orang yang tidak ingin menyesali keputusan pembeliannya. Informasi produk dan layanan dapat diperoleh melalui sumber-sumber berikut:

Sumber komersial: Periklanan, promosi, kampanye, tenaga penjualan atau proses pengemasan produk. Sumber daya pribadi: Kebutuhan didiskusikan dengan keluarga atau teman yang memberikan rekomendasi produk. Sumber publik: Majalah, surat kabar, dan radio.

3. Evaluasi Alternatif

Evaluasi alternatif melibatkan evaluasi berbagai alternatif yang tersedia di pasar. Pelanggan akan memilih produk yang dapat memenuhi kebutuhannya dan menemukan pilihan terbaik dari produk yang tersedia. Evaluasi alternatif dapat didasarkan pada berbagai faktor termasuk harga, kualitas, dan ulasan produk.

4. Keputusan Pembelian

Ketika semua tahapan sebelumnya telah dilalui, kini pelanggan dapat memutuskan untuk melakukan keputusan pembelian. Dalam proses ini, konsumen mengevaluasi semua fakta dan sampai pada kesimpulan logis berdasarkan pengaruh kampanye pemasaran, pengalaman pribadi pelanggan, dan hubungan emosional.

5. Perilaku Pasca Pembelian

Pembelian suatu produk diikuti dengan evaluasi pasca pembelian yang mengacu pada analisis apakah produk tersebut untuk konsumen atau tidak. Jika produk yang ditawarkan dapat memenuhi harapan pelanggan, mereka dapat mempengaruhi konsumen lain untuk membeli produk tersebut. Hal yang sama terjadi ketika pelanggan memiliki pengalaman negatif.

Contoh Proses Pengambilan Keputusan Konsumen Dalam Membeli Produk

Sebelum konsumen mengambil keputusan untuk membeli suatu produk, biasanya mereka melalui beberapa proses terlebih dahulu, berikut contohnya:

Tahap pertama Amel telah menggunakan ransel hiking yang sama selama 6 tahun. Dia menyadari ada robekan di jahitannya dan jika dia membawanya kembali saat mendaki, ranselnya tidak akan bertahan lama. Amel memutuskan untuk membeli ransel hiking baru. Pada tahap kedua, dia mengunjungi situs web produk eksternal untuk menemukan model produk serupa. Ia juga mengunjungi beberapa rekomendasi situs lain dari teman-temannya. Tahap ketiga, Amel menggunakan informasi yang tersedia secara online. Dia memutuskan untuk membeli ransel hiking dengan warna cerah dengan perlengkapan reflektif dan memiliki 5 kompartemen. Untuk mendapatkan produk tersebut, Amel memiliki dana sebesar Rp 1,5 juta. Tahap keempat, Amel memilih untuk membeli tas ransel di toko online di toko yang menawarkan tas ransel hiking sesuai budgetnya. Pada tahap kelima, setelah menggunakan tas ransel di lokasi pendakian, Amel merasa puas dengan keawetan tas ranselnya dan mulai mengikuti Instagram toko tersebut untuk mendapatkan notifikasi tentang perlengkapan mendaki terbaru.

Untuk bisnis, mengetahui proses pengambilan keputusan konsumen sangat penting untuk memenangkan persaingan. Apalagi sekarang sudah banyak toko online maupun offline yang menjual produk serupa dengan yang Anda jual.